Sunday, October 14, 2012

PENJURNALAN



  1. MENYIAPKAN PENGELOLAAN BUKU JURNAL

    1. Pengertian Jurnal
Jurnal adalah buku pencatatan transaksi perusahaan yang terdiri dari  kolom debet dan kolom kredit yang keduanya menunjukkan jumlah yang seimbang.
Jurnal bisa juga disebut dengan istilah buku jurnal karena keberadaan jurnal dalam akuntansi perusahaan berbentuk  buku atau lembaran-lembaran jurnal yang dibukukan.  Dan berdasarkan “teori double entry system” yang digagas oleh Lucas Paciolo bahwa setiap transaksi yang terjadi dalam perusahaan akan mengubah paling sedikit 2 akun/pos yang digunakan dalam perusahaan. Dalam proses penjurnalan kedua akun/pos yang digunakan untuk mencatat itu disyaratkan berada dalam dua sisi yang berseberangan (sisi kanan dan sisi kiri) dan dikenal dengan istilah sisi “Debet” di satu sisi, sisi “Kredit” di sisi lainnya.
Banyaknya sisi debet tidak harus sama dengan sisi kredit dalam mencatat suatu transaksi. Artinya bisa saja terjadi suatu transaksi akan mengakibatkan sisi debet dicatat dua kali sementara sisi kredit hanya sekali, atau mungkin sebaliknya.  Berapapun banyaknya sisi debet dan sisi kredit dalam satu transaksi, satu hal yang harus diperhatikan adalah jumlah rupiah antara kedua sisi tersebut harus menunjukkan jumlah rupiah yang seimbang.

    1. Keutamaan buku jurnal
Jurnal merupakan langkah pertama dan utama  dalam suatu siklus akuntansi sebuah perusahaan. Ketepatan dan ketelitian dalam proses penjurnalan akan sangat menentukan kualitas sebuah laporan keuangan yang menjadi produk akhir siklus akuntansi. Kesalahan dalam proses ini akan menyebabkan ketidakakuratan perusahaan dalam mengambil keputusan bisnis. Ketidakakuratan keputusan bisnis yang diambil perusahaan akan menyebabkan beberapa kendala dalam perusahaan kemungkinan berujung pada hilangnya laba yang seharusnya diperoleh. Bahkan  bisa jadi justru kerugian yang diderita.
Hilangnya peluang pasar serta hilangnya sumber-daya atau asset yang dimiliki perusahaan karena kualitas laporan keuangan yang dihasilkan tidak mencerminkan kondisi kinerja usaha yang sebenarnya.  Itulah beberapa dampak buruk yang ditimbulkan jika proses pencatatan awal transaksi-transaksi yang dilakukan dalam jurnal tidak memenuhi standar/prinsip akuntansi yang telah ditetapkan.
            Untuk memperoleh kemampuan menjurnal seseorang sebaiknya terlebih dulu mempelajari dan menguasai persamaan akuntansi. Penguasaan persamaan akuntansi akan mempermudah mempelajari proses jurnal ini, dan sebaliknya apabila kemampuan persamaan akuntansi minim atau rendah maka proses penjurnalan juga akan menemui hambatan yang sangat mengganggu.
            Format jurnal yang sering digunakan oleh perusahaan terdiri dari dua jenis, yakni:  jurnal umum dan jurnal khusus. Jurnal umum biasanya digunakan dalam perusahaan yang berskala kecil sementara jurnal khusus digunakan dalam perusahaan yang memiliki kompleksitas transaksi yang beragam dan relatif  banyak.

3.      Jurnal manual dan jurnal elektronik
Perangkat yang digunakan dalam penjurnalan menggunakan manual biasanya disusun dulu format jurnal dalam sebuah buku atau lembaran jurnal. Bentuk jurnal umum yang biasa digunakan :
                                                                                                Hal : _______
Tanggal
Perkiraan/Ket
Ref
Debet
Kredit
















Keterangan:
* Kolom tanggal digunakan untuk mencatat tanggal transaksi yang ada dalam bukti transaksi
* Kolom Perkiraan/Keterangan digunakan untuk mencatat perkiraan/akun yang muncul akibat adanya transaksi. Keterangan biasanya diletakan dibawah akun untuk memperjelas keberadaan transaksi.. Keterangan biasanya berupa nomor bukti atau nama toko, debitu, kreditur dan sebagainya.
·         Kolom Referensi digunakan untuk proses posting data dari jurnal ke buku besar.
·         Kolom Debet dan Kolom Kredit digunakan untuk memasukkan jumlah uang yang ada dalam bukti transaksi
·         Hal atau halaman yang ada diatas format jurnal diisi dengan halaman kolom jurnal dalam buku jurnal (misalnya halaman 1, 2, 3 dan seterusnya).
Untuk teknik penjurnalan dengan menggunakan media elektronik/komputer tergantung dari program/software yang digunakan perusahaan. Beberapa program akuntansi berupa paket yang siap pakai yang dikenal dan digunakan perusahaan dengan bahasa pengantar bahasa  Indonesia diantaranya Program Accurate, Zahir, E-Solution. Sementara paket program yang menggunakan bahasa Inggris diantaranya MYOB, DEA, dan lain-lain.



       


1. Apa yang disebut dengan jurnal ?
  1. Mengapa jurnal menduduki posisi sentral dalam siklus akuntansi?
  2. Apa yang terjadi jika terjadi salah mencatat dalam jurnal ?
  3. Ada berapa jenis jurnal?
  4. Dari manakah sumber pembuatan jurnal?
 
 















B.     DATA TRANSAKSI
Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa jurnal merupakan catatan akuntansi yang terdiri dari sisi “Debet” dan “Kredit” yang jumlah rupiah dari kedua sisi tersebut menunjukkan keseimbangan/sama. Untuk menentukan sisi Debet atau Kredit yang berubah pada saat suatu transaksi terjadi dalam akuntansi dikenal suatu rumus dasar perubahan akun/perkiraan/rekening, yakni:

Nama akun
Debet
Kredit
Harta
+
_
Beban
+
_
Prive
+
_
Pendapatan
-
+
Utang
-
+
Modal
-
+
Akumulasi penyusutan
-
+

Keterangan:
Harta   (D)       : Akun harta akan ditempatkan sebelah debet jika dalam transaksi terjadi penambahan.jumlah
Harta   (K)       : Akun harta akan ditempatkan sebelah kredit jika dalam transaksi terjadi pengurangan jumlah
Contoh :
Transaksi
Dibeli perlengkapan secara tunai senilai Rp.300.000
Analisis
Pembelian perlengkapan akan berakibat bertambahnya   akun perlengkapan
Pengeluaran uang untuk pembayaran pembelian berakibat berkurangnya uang/kas perusahaan
Akun Debet
Perlengkapan termasuk akun harta  karena bertambah maka akun perlengkapan diletakkan sebelah debet
Akun Kredit
Kas termasuk akun harta karena kas berkurang maka akun kas diletakkan sebelah kredit
Jurnal
(D) Perlengkapan          Rp.300.000
(K) Kas                         Rp.300.000

Beban   (D)     : Akun beban akan ditempatkan sebelah debet jika dalam transaksi terjadi penambahan.jumlah
Beban  (K)      : Akun beban akan ditempatkan sebelah kredit jika dalam transaksi terjadi pengurangan jumlah
Contoh :
Transaksi
Dibayar beban iklan Rp.200.000
Analisis
Pembayaran beban iklan akan berakibat bertambahnya   akun beban iklan
Pengeluaran uang untuk pembayaran pembelian berakibat berkurangnya uang/kas perusahaan
Akun Debet
Beban iklan termasuk akun beban  karena bertambah maka akun beban iklan diletakkan sebelah debet
Akun Kredit
Kas termasuk akun harta karena kas berkurang maka akun kas diletakkan sebelah kredit
Jurnal
(D) Beban iklan            Rp.200.000
(K) Kas                         Rp.200.000

Prive   (D)       : Akun prive akan ditempatkan sebelah debet jika dalam transaksi terjadi penambahan.jumlah
Prive   (K)       : Akun prive akan ditempatkan sebelah kredit jika dalam transaksi terjadi pengurangan jumlah
Contoh :
Transaksi
Diambil uang perusahaan oleh pemilik perusahaan untuk keperluan pribadi bukan keperluan bisnis perusahaan sebesar Rp.500.000
Analisis
Pengambilan prive akan berakibat bertambahnya   akun teresebut
Pengeluaran uang untuk pembayaran pembelian berakibat berkurangnya uang/kas perusahaan
Akun Debet
Prive termasuk dalam akun karena  karena bertambah maka akun diletakkan di sebelah debet
Akun Kredit
Kas termasuk akun harta karena kas berkurang maka akun kas diletakkan sebelah kredit
Jurnal
(D) Prive                       Rp.500.000
(K) Kas                         Rp.500.000

Pendapatan (K): Akun pendapatan akan ditempatkan sebelah kredit jika dalam transaksi terjadi penambahan.jumlah
Harta   (D)       : Akun pendapatan akan ditempatkan sebelah debet jika dalam transaksi terjadi pengurangan jumlah
Contoh :
Transaksi
Diterima pendapatan jasa servis sebesar Rp.600.000
Analisis
Penerimaan uang yang berasal dari pendapatan jasa berdampak pada bertambahnya jumlah kas perusahaan
Penambahan jumlah pendapatan berakibat bertambahnya jumlah pendapatan perusahaan
Akun Debet
Kas termasuk kelompok akun harta yang bertambah maka rumus perubahannya ditermpatkan sebelah debet
Akun Kredit
Pendapatan jasa termasuk kelompok akun pendapatan yang bertambah rumus perubahannya ditempatkan sebelah kredit
Jurnal
(D) Kas                         Rp.600.000
(K) Pendapatan             Rp.600.000

Utang   (K)      : Akun utang akan ditempatkan sebelah debet jika dalam transaksi terjadi penambahan.jumlah utang
Utang  (D)       : Akun utang akan ditempatkan sebelah debet jika dalam transaksi terjadi pengurangan jumlah
Contoh :
Transaksi
Dibayar utang usaha Rp.500.000
Analisis
Pembayaran utang usaha akan berakibat berkurangnya akun utang
Pengeluaran uang untuk pembayaran pembelian berakibat berkurangnya uang/kas perusahaan
Akun Debet
Utang usaha termasuk akun utang  karena berkurang maka akun utang usaha  diletakkan sebelah debet
Akun Kredit
Kas termasuk akun harta karena kas berkurang maka akun kas diletakkan sebelah kredit
Jurnal
(D) Utang                      Rp.500.000
(K) Kas                         Rp.500.000

Modal   (K)     : Akun modal akan ditempatkan sebelah kredit jika dalam transaksi terjadi penambahan.jumlah
Modal  (D)      : Akun modal akan ditempatkan sebelah debet jika dalam transaksi terjadi pengurangan jumlah
Contoh :
Transaksi
Pemilik perusahaan menyetor modal ke perusahaan berupa mobil senilai Rp.100.000.000
Analisis
Penerimaan mobil dari pemilik menyebabkan mobil perusahaan bertambah
Modal pemilik bertambah karena pemilik perusahaan telah menyetor mobil yang dimilikinya untuk digunakan oleh perusahaan
Akun Debet
Mobil termasuk dalam akun harta karena  karena bertambah maka akun diletakkan di sebelah debet
Akun Kredit
Modal pemilik termasuk akun modal karena kas berkurang maka akun modal pemilik diletakkan sebelah kredit
Jurnal
(D) Mobil                       Rp.100.000.000
(K) Modal                       Rp.100.000.000


Akumulasi penyusutan  (K)    : Akun akumulasi penyusutan akan ditempatkan sebelah kredit jika dalam transaksi terjadi penambahan.jumlah
Akumulasi penyusutan  (D)    : Akun akumulasi penyusutan akan ditempatkan sebelah debet jika dalam transaksi terjadi pengurangan jumlah
Contoh :
Transaksi
Mobil disusutkan sebesar Rp.400.000
Analisis
Beban Penyusutan mobil akan berakibat bertambahnya biaya penyusutan mobil
Akumulasi penyusutan mobil juga akan bertambah akibat adanya transaksi penyusutan
Akun Debet
 Beban Penyusutan mobil termasuk dalam akun beban  karena bertambah maka akun diletakkan di sebelah debet
Akun Kredit
Akumulasi penyusutan mobil  termasuk akun Akumulasi penyusutanl karena bertambah maka akun akumulasi penysusutan mobil diletakkan sebelah kredit
Jurnal
(D) Beban peny. mobil         Rp.400.000
(K) Akum.Peny.mobil           Rp.400.000


            Transaksi yang terjadi selama bulan Desember 2007 pada USAHA JASA MEGATRUH adalah sebagai berikut:

01                Tn.Momon menginvestasikan uang Rp.10.000.000 dan peralatan senilai Rp.5.000.000 ke dalam USAHA JASA MEGATRUH
02                Dibeli perlengkapan dari TOKO JUN Rp.300.000 secara tunai
03                Dibayar beban sewa gedung Rp.2.000.000 kepada CV.NO
04                Diterima pendapatan jasa Rp.500.000 dari seorang pelanggan
05                Diselesaikan pekerjaan jasa untuk seorang pelanggan senilai Rp.1.000.000 baru diterima Rp.300.000 sisanya akan diterima kemudian
06                Dibayar beban listrik kepada PT PLN Rp.400.000
07                Diterima tunai pendapatan jasa Rp.400.000 dari seorang pelanggan
08                Disetor tambahan modal perusahaan oleh Tn.Momon uang senilai Rp.3.000.000
09                Dipinjam uang dari BRI sejumlah Rp.20.000.000
10                Tn.Momon mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadinya Rp.300.000
11                Dibeli perlengkapan dari TOKO LAJU Rp.1.200.000 baru dibayar Rp.200.000
30        Peralatan disusutkan Rp.50.000







       


1. Mungkinkah dalam satu transaksi terjadi dua sisi debet dan satu sisi kredit ?
  1. Bagaimana cara menentukan bertambah atau berkurangnya suatu akun ?
  2. Sebutkan rumus perubahan setiap kelompok akun ?
  3. Apa saja yang mempunyai perubahan debet dan kredit yang sama?
  4. Termasuk kelompok apakah akun hipotek ?
 
 

                             















 

RANGKUMAN

Jurnal adalah pencatatan dalam akuntansi yang terdiri dari sisi debet dan sisi kredit, dan jumlah uang dari kedua sisi tersebut menunjukkan jumlah yang sama/seimbang
Jurnal terdiri dari jurnal umum dan jurnal khusus
Penggunaan Jurnal umum akan mengharuskan perusahaan untuk mencatat semua transaksi dalam satu buku
Rumus perubahan kelompok dalam akun terdiri dari 7 rumus perubahan yakni, rumus harta, beban, prive, pendapatan, utang, modal dan akumulasi penyusutan








0 comments:

Post a Comment

 
Free Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Website templateswww.seodesign.usFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver